Kemulusan Perjalanan Italia Pada Piala Euro 2020

NewsBolaSport.com | Kemulusan Perjalanan Italia Pada Piala Euro 2020 РNegara Italia sudah dapat dipastikan lolos ke 16 besar Piala Euro 2020 dengan mulus tanpa hambatan yang berarti. Timnas Italia hanya tinggal menunggu fase grup berakhir di laga 16 besar.

Perjuangan Italia selama pertandingan Euro musim ini seperti sangat mudah. Bagaimana tidak, pasalnya selama pertandingan Euro yang berlangsung dengan keterlambatan selama setahun ini, Italia tidak kebobolan 1 gol pun hingga babak 16 besar.

Jika kita melakukan kilas balik selama pagelaran Euro, Italia baru sekali saja memenangkan Piala Euro pada tahun 1968. Meskipun baru sekali mengangkat Piala Euro, Italia sudah dua kali menjadi runner up Piala Euro. Yaitu Euro tahun 2000, Italia harus mengakui kekalahan 1-2 setelah gol penutup pada babak perpanjangan waktu oleh David Trezeguet. Kekalahan di final Piala Euro Italia juga terjadi pada tahun 2012, Italia harus tunduk dengan kekalahan telak oleh Spanyol. Skor akhir 0-4 pada final piala Euro merupakan kekalahan terbesar sepanjang Euro berlangsung, dan mungkin tahun ini Italia akan bangkit.

Kemulusan Perjalanan Italia Pada Piala Euro 2020

Kemulusan Perjalanan Italia Pada Piala Euro 2020

Langkah Mulus Italia Menuju 16 Besar

Bek andalan Timnas Belanda, Matthijs de Ligt mengaku takjub dengan pencapaian Italia pada pagelaran Euro yang di selenggarakan tahun ini. Namun Matthijs de Ligt juga mengatakan mungkin itu karena Italia belum bertemu dengan lawan yang tangguh dari grup lain.

Italia menjadi negara yang menyiapkan pemain terbanyak pada pagelaran Euro tahun ini. Mungkin dengan squad penuh inilah asalan dari mulusnya langkah Italia menuju 16 Euro musim ini. 11 pemain utama dengan 22 pemain pengganti sudah siap untuk mengangkat Piala Euro 2020.

Di bawah arahan Roberto Mancini, Italia merupakan negara sepak bola yang patut diperhitungkan. Pasalnya selama laga Euro 2020 berlangsung, Italia belum memberikan 1 gol pun untuk pihak lawan. Italia memiliki ambisi yang kuat untuk mengangkat piala Euro yang kedua di tahun ini.

Sang pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini yang merupakan mantan pelatih Manchester City sudah menargetkan beberapa gelar untuk karirnya. Itu juga termasuk gelar juara Euro 2020 ini.

Tekad dari seluruh bagian dari Timnas Italia itulah yang menjadi kekuatan terbesar dari pasukan Gli Azzurri untuk mengangkat piala Euro 2020. Italia juga memiliki beberapa pemain bintang yang tersebar ke seluruh liga sepak bola dunia.

Kita awali dengan kiper AC Milan, Gianluigi Donnarumma. Alessandro Bastoni sebagai bek Inter Milan, ada juga Leonardo Bonucci dan Giorgio  Chiellini sebagai bek Juventus. Alessandro Florenzi sebagai bek yang memperkuat tim Paris Saint Germain, serta Manuel Larazzi bek dari tim Lazio.

Pada posisi gelandang, Italia memiliki Nicolo Barella dari Inter Milan. Lorenzo Pellegrini dari AS Roma dan juga Marco Verratti dari Paris Saint Germain.

Striker bintang yang memperkuat Timnas Italia adalah Federico Chiesa dari Juventus. Vincenzo Grifo dari tim Freiburg. Ada juga striker andalan Napoli yaitu Lorenzo Insigne dan Matteo Politano.

Nasib Italia Yang Di Atas Angin Pada Euro 2020

Nasib Italia Yang Di Atas Angin Pada Euro

Nasib Italia Yang Di Atas Angin Pada Euro

Para fans Italia dari seluruh dunia banyak yang mengaku kecewa karena sang kiper veteran berusia 43 tahun, Gianluigi Buffon tidak memperkuat Italia di piala Euro. Roberto Mancini memilih untuk tidak memasukkan Buffon ke dalam squad Timnas Italia dengan alasan yang belum pasti. Besar kemungkinan masalahnya adalah usia sang kiper veteran yang sudah tidak lagi muda. Roberto Mancini lebih memilih pertahanan terakhir di bawah mistar gawang Italia dipegang oleh kiper berusia muda.

Nasib Italia terbilang sangat mujur, hal itu dikarenakan Italia tergabung bersama negara yang kualitas pemainnya masih di bawah pada fase group Euro. Sehingga Italia dapat menang terus tanpa memberikan gol untuk para lawannya.

Dengan mulusnya Italia masuk ke 16 besar piala Euro, PR untuk sang pelatih Roberto Mancini belum usai. Hal ini karena debut terbesar Italia baru akan di mulai pada 16 besar ini. Menurut klasemen Euro 2020, prediksi negara yang juga akan menyusul Italia ke 16 besar adalah Wales, Belgia, Denmark, Belanda, Inggris, Kroasia, Swedia, Prancis, dan Jerman.

Meski baru sekedar prediksi, negara-negara besar sepak bola tersebut dapat menjadi tembok besar bagi Italia untuk meraih piala Euro 2020.

Tidak hanya sampai di situ saja, Italia juga berambisi dalam memenangkan Piala Dunia 2022. Bukti konkreetnya pada fase grup piala dunia 2022, Italia juga mendapatkan 3 kemenangan berutut-turut tanpa kebobolan. Mengalahkan Irlandia Utara dengan skor 0-2, menaklukan Bulgaria dengan skor 0-2, dan juga mengalahkan Lituania dengan skor 0-2.

Di pagelaran Piala Dunia, Italia hanya tinggal menunggu jadwal pertandingan melawan Bulgaria pada Jumat (03/09/2021). Dengan 3 kemenangan tersebut, Italia sudah dipastikan akan lolos pada babak selanjutnya Piala Dunia 2022.

Akankah langkah awal Italia yang mulus pada kedua pagelaran terbesar sepak bola ini dapat membuahkan piala. Mari kita saksikan bersama perjalanan Italia kembali pada Piala Euro 2020.

Pada intinya Italia akan terus memberikan permainan yang terbaik untuk negaranya, begitupun tim lain. Siapapun pemenang pada Piala Euro 2020 dan PIala Dunia 2022, maka negara tersebutlah yang terbaik pada musim itu. Salam olahraga.