Klasemen Akhir Olimpiade Tokyo 2020

Klasemen Akhir Olimpiade Tokyo 2020

Klasemen Akhir Olimpiade Tokyo 2020

Klasemen Akhir Olimpiade Tokyo 2020 – Perhelatan Olimpiade yang terlaksana di Tokyo yang penyelenggaraan mundur setahun ke 2021 ini telah berakhir pada Minggu (18/08/21). Seluruh atlet yang ikut serta dalam perhelatan ini telah mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya pada ajang satu ini. Amerika Serikat keluar sebagai juara umum dari Olimpiade Tokyo 2020 dengan menoreh total 113 medali yang terdiri dari 39 emas, 41 perak, dan 33 perunggu.

Ada momen menarik pada ajang Olimpiade tahun ini yang mana Amerika Serikat berhasil menyusul di detik olimpiade berkhir. Jika sebelumnya negara China menjadi calon juara umum. Dengan torehan total 88 medali yang terdiri dari 38 emas, 32 perak, dan 18 perunggu.

Amerika Serikat berhasil menyusul China dan memastikan menjadi juara umum olimpiade Tokyo tahun ini dari tambahan 3 medali emas. Ke-tiga medali emas tersebut berasal dari cabang olahraga Voli putri, Basket putri, dan Balap Sepeda di penghujung ajang Olimpiade. Hasil valid ini tentu mengejutkan banyak pihak. Khususnya China sebagai calon juara umum pada perhelatan tertinggi para atlit dunia.

Perolehan Akhir Medali Olimpiade Tokyo 2020

Sebagai tuan rumah, Jepang berhasil menduduki peringkat ke-tiga. Jepang berhasil menoreh total 58 medali yang terdiri dari 27 emas, 14 perak, dan 17 medali perunggu. Hasil ini menjadi prestasi terbaik Jepang dalam 3 gelaran terakhir ajang olimpiade.

Pada posisi ke-4, ada Britania Raya dengan torehan total 65 medali yang terdiri dari 22 medali emas, 21 perak, dan 22 perunggu. Britania raya juga berhasil memupuskan harapan kita pada cabor panahan pada babak perempat final Olimpiade Tokyo.

Trio Arjuana Merah Putih yaitu Riau Ega Agatha Salsabila, Arif Pangestu, dan Alviyanto Bagas Prastyadi. Terpaksa harus takluk oleh squad Britania Raya yang terdiri dari Tom Hall, Patrick Huston, dan James Woodgate.

Baca Juga : Olimpiade Tokyo 2020 Yang Spektakuler

Negara yang berhasil menempati posisi ke-5 adalah Rusia. Rusia terpaksa harus menggunakan nama  Russian Olympic Committe (ROC). Jika anda menonton perhelatan Olimpiade Tokyo beberapa waktu di layar kaca, Rusia akan berganti dengan nama ROC. Tidak ada nama negara, bendera negara, dan lagu kebangsaan Rusia dalam ajang Olimpiade Tokyo. Ini merupakan sanksi dari Court of Arbitration for Sport (CAS) atau Pengadilan Arbitase Olahraga dengan tuduhan menjalankan program doping dengan dukungan dari negara.

ROC menempati posisi ke-5 dengan torehan total 71 medali yang terdiri dari 20 emas, 28 perak, dan 23 perunggu. Selama atlet Rusia naik podium, tidak ada bendera negara serta lagu kebangsaan Rusia seperti negara lain. Meski berat bagi atlet dan kontingen Rusia, namun dengan hasil posisi ke-5 di ajang 4 tahun sekali ini cukup memuaskan.

Dari juara umum hingga peringkat ke-5 Olimpiade Tokyo masih milik negara lain, lalu dimana Indonesia?. Tanah air kita berada cukup jauh di peringkat ke-55 dengan torehan total 5 medali. Rinciannya adalah 1 medali emas dari cabang olahraga bulu tangkis pada nomor ganda putri atas nama Greysia Polii dan Apriyani Rahayu. 1 medali perak yang berasal dari Eko Yuli Irawan untuk cabang olahraga angkat besi.

2 medali perunggu berasal dari cabang olahraga angkat besi dari Rahmat Erwin Abdullah dan Windy Cantika Aisah. Satu perunggu lagi masih dari cabor bulu tangkis tunggal putra atas nama Anthony Sinisuka Ginting.

Torehan Akhir Indonesia Medali Olimpiade Tokyo 2020

"<yoastmark

Torehan yang kita dapatkan dari olimpiade Tokyo 2020 ini merupakan pencapaian terbaik. Dalam 3 gelaran terakhir olimpiade berturut-turut, tahun ini adalah yang terbaik. Langkah ini merupakan perbaikan kualitas atlet tanah air. Sekaligus menjadi harapan agar mendapatkan hasil yang lebih baik pada Olimpiade Paris 2024.

Sayangnya, Indonesia hanya menyiapkan 28 atlet profesional untuk 8 cabang olahraga. Meski masih banyak cabor lain yang mungkin kita punya kesempatan untuk menang. Berikut cabang olahraga pada olimpiade Tokyo 2020 :

  • Bola Basket 3 Lawan 3
  • Panahan
  • Senam artistik
  • Renang artistik
  • Atletik
  • Bulu tangkis
  • Bisbol/Sofbol
  • Bola basket
  • Bola voli pantai
  • Tinju
  • Kano slalom
  • Kano sprint
  • Balap sepeda gaya bebas BMX
  • Balap sepeda balapan BMX
  • Berkuda
  • Balap sepada gunung
  • Balap sepeda jalan raya
  • Gulat
  • Balap sepeda lintasan
  • Loncat indah
  • Anggar
  • Sepak bola
  • Golf
  • Bola tangan
  • Hoki
  • Judo
  • Karate
  • Renang maraton
  • Pancolomba modern
  • Senam ritmik
  • Dayung
  • Rugby tujuh
  • Layar
  • Menembak
  • Skateboard
  • Panjat tebing
  • Selancar
  • Renang
  • Tenis meja
  • Taekwondo
  • Tenis
  • Senam trampolin
  • Trilomba
  • Bola voli
  • Polo air
  • Angkat besi

Indonesia sebenarnya memiliki peluang dalam cabang olahraga Kano, mengingat banyak festival air di lingkungan masyarakat Indonesia. Festival air di Indonesia sering kali mengadakan lomba dayung sampan serta perahu secara individu maupun kelompok. Besar kemungkinan ada atlet terbaik yang dapat mengharumkan nama Indonesia dari cabang olahraga Kano dan Dayung.

Masyarakat Indonesia pun erat dengan olahraga Tenis meja, Bola Voli, Skateboard, Golf, Balap Sepeda, Basket dan lain-lain. Memang terdapat beberapa proses dalam penyeleksian atlet yang harus para atlet lalui. Barulah atlet siap untuk mewakili Indonesia dalam ajang Internasional ini.